Sabtu, 02 November 2013

OPTIMASI EKONOMI

OPTIMISASI EKONOMI
1. METODE DALAM  MENGGAMBARKAN HUBUNGAN EKONOMI
Hubungan ekonomi dapat digambarkan dalam bentuk persamaan, tabel, atau grafik. Bila hubungannya sederhana, tabel dan/atau grafik dapat mencukupi. Namun bila hubungannya rumit, menggambarkan hubungan dalam bentuk persamaan mungkin diperlukan. Menggambarkan hubungan ekonomi dalam bentuk persamaan juga berguna karena kita dapat mempergunakan teknik yang kuat dari kalkulus deferensial dalam menentukan solusi optimum dari suatu masalah (cara yang paling efisien untuk perusahaan atau organisasi lain untuk mencapai tujuan atau sasarannya).

·           Hubungan Fungsi: Persamaan.
Hubungan antara kuantitas (Q) dan total pendapatan (TR) dapat diekspresikan sebagai berikut:
                                             
TR = f (Q) <=> TR = P x Q
Misalnya harga produk yang bersifat konstan adalah Rp 1.000,00 per unit, maka hubungan antara kuantitas yang terjual dengan total pendapatan secara tepat dapat dinyatakan dalam suatu fungsi sebagai berikut:
TR = 1.000 Q

·           Hubungan Fungsi: Tabel dan Grafik.
Berikut ini disajikan data yang menggambarkan hubungan fungsi dan digambarkan dalam suatu grafik.
Tabel 2.1 Hubungan antara Total Pendapatan dan Kuantitas
Kuantitas Produk
Total Pendapatan (TR) = 1.000 Q
10
Rp 10.000
20
20.000
30
30.000
40
40.000
50
50.000
60
60.000
70
70.000
80
80.000
90
90.000
100
100.000



2. HUBUNGAN BIAYA TOTAL, RATA-RATA, DAN MARGINAL
Hubungan antara biaya total, rata-rata dan marginal merupakan konsep serta ukuran yang sangat penting dalam optimasi. Pada dasarnya hubungan antara biaya total, rata-rata dan marginal adalah sama, baik untuk biaya, penerimaan, produksi maupun laba. 
Hubungan biaya Total, Rata-rata dan biaya Marginal Perusahaan
Q
TC
AC=TC/Q
MC=dTC/dQ
0
20
-
-
1
140
140
120
2
160
80
20
3
180
60
20
4
240
60
60
5
480
96
240
TC = FC + VC; 
AC = AFC + AVC;   
MC = DTC/DQ

1.                      1.  Hubungan antara nilai rata-rata dengan marginal
Hubungan antara nilai rata-rata dengan marginal juga penting dalam pembuatan keputusan manajerial. Karena nilai marginal menunjukkan perubahan dari nilai total, maka jika nilai marginal tersebut lebih besar dari nilai rata-rata, pasti nilai rata-rata tersebut sedang menaik. Misalnya, jika 10 pekerja rata-rata menghasilkan 200 unit output perhari, dan pekerja ke 11 (tambahan) menghasilkan 250 unit, maka output rata-rata dari npekerja meningkat.

2.                       2. Penggambaran hubungan antara nilai total, marginal dan rata-rata
Slope adalah suatu ukuran kemiringan sebuah garis, dan didefinisikan sebagai tingginya kenaikan (penurunan) per unit sepanjang sumbu horisontal. Slope dari sebuah garis lurus yang melalui titik asal ditentukan dengan pembagian koordinat Y pada setiap titik pada garis tersebut dengan koordinat X yang cocok.
Hubungan geometris antara nilai total, marginal dan rata-rata terlihat pada kurva 2.2b laba total naik dari titik asal menuju titik C. karena garis yang digambarkan bersinggungan dengan kurva laba total menjadi lebih curam jika titik singgung tersebut mendekati titik C, maka laba menaik sampai titik singgung tersebut.
           Selain hubungan nilai total rata-rata dan total marginal, hubungan antara nilai marginal dengan rata-rata juga ditunjukan pada gambar 2.2 b. Pada tingkat output yang rendah dimana kurva laba marginal terletak di atas kurva laba rata-rata, maka kurva laba rata-rata sedang menaik. Walaupun laba marginal mencapai titik maksimum pada output Q1 dan kemudian menurun, tapi kurva laba rata-rata terus meningkat sepanjang kurva laba marginal masih di atasnya.
 
1.                     3. Penurunan kurva total dari kurva marginal atau rata-rata
           Penurunan laba total dari kurva laba rata-rata (b). Laba total adalah laba rata-rata dikalikan              jumlah output. Laba total yang sesuai dengan output Q1, misalnya adalah laba rata-rata (A)            dikalaikan output (Q1). Laba total tersebut sama dengan luas bidang segi empat OABQ1.
Hubungan yang sama terjadi antara laba marginal dengan laba total. Secara geometris, laba total tersebut ditunjukan oleh daerah Y sampai kuantitas output yang ditentukan. Tingkat output Q1 laba total sama dengan bidang bawah kurva laba marginal yaitu bidang OCQ1.

3. ANALISIS OPTIMISASI
Analisis optimasi dapat mudah dijelaskan dengan mempelajari proses perusahaan dalam menentukan tingkat output. yang mana memaksimalkan laba total, dengan mempergunakan kurva penerimaan total dan biaya total dari bab yang menentukan tahap analisis marjinal berikutnya yang merupakan perhatian utama kita. Optimasi Dengan Analisis Marijinal Sementara perusahaan memaksimalkan laba yang ditentukan dengan kurva penerimaan total dan biaya total. analisis marjinal, perusahaan memaksimumkan keuntungan bila penerimaan marjinal sama dengan biaya marjinal. Analisis Marjinal merupakan salah satu konsep terpenting pada ekonomi manajerial secara umum dan dalam analisa optimasi khususnya. Menurut Menurut analisis marjinal, perusahaan memaksimumkan keuntungan bila penerimaan marjinal sama dengan biaya marjinal.

Contoh optimisasi :
Perusahaan memaksimumkan laba total pada Q = 3, dimana selisih positif antar TR dan TC terbesar, MR = MC, dan fungs  berada pada titik tertinggi.

4. KALKULUS DIFERENSIAL: TURUNAN DAN ATURAN DIFERENSIASI
Analisis optimisasi dapat dilakukan lebih efisien dan tepat, dengan kalkulus diferensiasi yang didasarkan pada konsep turunan.
     1.      Konsep Turunan
Sangat berhubungan erat dengan konsep marjinal. Sebagai contoh, bila keluaran naik dari 2 menjadi 3 unit, penerimaan total meningkat dari $ 160 menjadi $ 210.
Rumus
MR = TR
Nilai ini merupakan kemiringan dari busur BC pada kurva penerimaan total. Namun demikian, bila jumlahnya sangat kecil (bila ΔQ diasumsikan memiliki nilai yang lebih kecil dan bahkan mendekati nol)
2.   Aturan aturan Diferensiasi
Diferensiasi adalah proses menentukan turunan suatu fungsi, yang menentukan perubahan y untuk perubahan X, pada saat perubahan X mendekati nol.
Y = F(X) = a
u  Aturan untuk fungsi konstan: turunan atas sebuah fungsi konstan, Y = f (x) = a, adalah nol untuk semua nilai a konstan. Fungsinya adalah sebagai berikut: Y = F(X) = a
u  Aturan untuk fungsi pangkat: turunan dari fungsi pangkat, 

di mana  a dan b konstan, sama dengan eksponen b di kali dengan koefisien a di kali variabel X pangkat b-1. Fungsinya adalah sebagai berikut:
u  Aturan untuk penjumlahan dan pengurangan: turunan dari penjumlahan (pengurangan) adalah sama dengan penjumlahan (pengurangan) dari setiap turunan individu. Fungsinya adalah sebagai berikut:
u  Aturan untuk perkalian: turunan dari perkalian dua fungsi adalah sama dengan fungsi pertama dikalikan dengan turunan fungsi ke dua, di tambah fungsi kedua di kali dengan turunan yang pertama. Jadi untuk fungsi Y=U.V, di mana U=g (x) dan V=h(x) adalah
u  Aturan untuk pembagian: turunan dari pembagian dua fungsi adalah sama dengan penyebut di kali dengan turunan dari pembilang, dikurangi pembilang di kali dengan turunan penyebut, semua kemudian di bagi dengan penyebut kuadrat. Jadi untuk fungsi di mana di mana U=g(x) dan V=h(x) adalah :
u  Aturan untuk fungsi dari fungsi rantai: jika Y=f(u) dan U=g(x), maka turunan dari Y terhadap X adalah sama dengan turunan dari Y terhadap U di kali dengan turunan U terhadap X. Jadi bila:



    5. OPTIMISASI DENGAN KALKULUS
Dalam hal ini menentukan atau membedakan antara maksimum dan minimum
1. Menentukan Maksimum atau minimum dengan kalkulus
Optimasasi sering kali diperlukan untuk menemukan nilai maksimum atau minimum suatu fungsi, misalnya suatu perusahaan memaksimumkan penerimaan tetapi miminimumkan biaya produksi. Untuk suatu fungsi agar mencapai maksimum atau minimum, turunan dari fungsi tersebut harus nol. Secara geometris hal ini berhubungan dengan titik dimana kurvanya mempunyai kemiringan nol.
Contoh untuk fungsi penerimaan total :
TR = 100Q – 10Qd(TR)/dQ = 100 – 20Q
Membedakan antara maksimum dan minimum: Turunan Kedua
Turunan kedua adalah turunan dan diperoleh dari penerapan kembali aturan turunan (pertama) dari diferensial, contoh :
Y = x
dy/dx = 3x²
Dengan cara yang sama, untuk TR = 100Qm- 10 Q²
D(TR)/dQ = 100m- 20Q
d²(TR)/dQ² = – 20Q

6.  PERALATAN MANAJEMEN BARU UNTUK OPTIMISASI
1.      BENCHMARKING
Perbandingan (Benchmarking) berarti menemukan cara terbuka dan jujur, bagaimana perusahaan lain dapat mengerjakan sesuatu dengan lebih baik sehingga perusahaan Anda dapat meniru dan berkemungkinan memperbaiki cara tersebut. Perbandingan membutuhkan pertama, memilih suatu proses yang spesifik yang akan berusaha diperbaiki oleh perusahaan Anda dan mengidentifikasi beberapa perusahaan yang dapat mengerjakannya dengan lebih baik, kedua, mengirim utusan pembanding yang terdiri atas orang yang benar-benarakan membuat perubahan.
2.      TOTAL QUALITY MANAGEMENT
Manajemen Kualitas Total adalah strategi manajemen yang ditujukan untuk menanamkan kesadaran kualitas pada semua proses dalam organisasi. Sesuai dengan definisi dari ISO, TQM adalah "suatu pendekatan manajemen untuk suatu organisasi yang terpusat pada kualitas, berdasarkan partisipasi semua anggotanya dan bertujuan untuk kesuksesan jangka panjang melalui kepuasan pelanggan serta memberi keuntungan untuk semua anggota dalam organisasi serta masyarakat."
3.      REENGINEERING
Rekayasa ulang adalah proses rekayasa ulang berusaha mengorganisasi perusahaan keseluruhan. Proses rekayasa ulang melibatkan desain ulang yang radikal dari semua proses perusahaan untuk mencapai peningkatan yang tinggi dalam hal kecepatan, pelayanan, dan profitabilitas.
Ada 2 alasan utama untuk melakukan rekayasa ualng, pertama, takut pesaing muncul dengan produk, pelayanan, atau cara baru dalam melakukan bisnis yang akan menghancurkan perusahaan Anda, atau kedua, ketamakan, bila Anda percaya bahwa proses rekayasa ualang, perusahaan dapat melenyapkan persaingan.


4.      THE LEARNING ORGANIZATION
Sebuah organisasi pembelajaran adalah istilah yang diberikan kepada perusahaan yang memfasilitasi pembelajaran anggotanya dan terus mentransformasikan dirinya. Organisasi pembelajar berkembang sebagai akibat dari tekanan yang dihadapi organisasi modern dan memungkinkan mereka untuk tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis. Sebuah organisasi belajar memiliki lima fitur utama, berpikir sistem, penguasaan pribadi, model mental, visi bersama dan pembelajaran tim. Organisasi Pembelajaran diciptakan melalui kerja dan penelitian Peter Senge dan rekan-rekannya . Hal ini mendorong organisasi untuk beralih ke cara yang lebih saling berpikir. 

OTHER MANAGEMENT TOOLS
1.      BROADBANDING
Menghapus berbagai tingkatan gaji yang terlalu banyak untuk mendorong perpindhan antar pekerja dalam perusahaan, untuk meningkatkan flexibilitas tenakaga kerja dan biaya dari bisnis model.situasi dimana perusahaan berhubungan sev=cara langsung dengan konsumen, menghilangkan waktu dan biaya distribusi dari pihak yang ketiga.
2.      DIRECT BUSINESS MODEL
Situasi dimana perusahaan berhubungan secara langsung dengan konsumen, menghilangkan waktu dan biaya distribusi dari pihak ketiga.
3.      NETWORKING
Pembentukan aliansi strategis temporer agar setiap perusahaan dapat menyumbangkan kemampuan terbaiknya.
4.      PRICING POWER
Kemampuan perusahaan untuk meningkatkan harga dengan lebih cepat daripada peningkatan biayanya atau menurunkan biaya lebih cepat daripada penurunan harga barang.
5.      SMALL-WORLD MODEL
Ide atau teori sebuah perusahaan dapat dibuat beroperasi seperti
6.      VIRTUAL INTEGRATION
`      kaburnya batas batas dan peranan tradisional antara produsen dan pemasok, pada satu sisi, antara produsen dan pelanggan,pada sisi yang lain,dalam rantai nilai dengan memperlakukan pemasok dan pelanggan seolah olah mereka bagian dari perusahaan. Hal ini secara nyata mengurangi atau menghilangkan kebutuhan untuk persediaan dan memuaskan permintaan konsumen dengan cepat.
7.      VIRTUAL MANAGEMENT
Kemampuan manager untuk meniru perilaku konsumen dengan memperagakan model komputer yang didasarkan pada ilmu pengetahuan yang muncul atau teori kompleksitas.
8.      MANAGEMEN PROCES
Koordinasi atau integrasi dalam satu payung untuk keseluruhan kinerja managemen seperti banchmarking,reenginring,tqm,dan sigma.

Kamis, 31 Oktober 2013

CONTOH PARAGRAF DESKRIPTIF TENTANG RIWAYAT HIDUP



Ini biografi tentang saya yang bernama lengkap Gerri Andra DJ, biasa juga dipanggil Gerri sama teman-teman dan dikalangan keluarga saya dipanggil Nanda. Saya lahir di kota Sanggau yang diperkirakan sekarang berjumlah 419.555 penduduk ini 17 tahun yang lalu saya lahir tepatnya 6 Juli 1995. Saya anak pertama dari 3 bersaudara dari keluarga yang sederhana dan adik saya itu keduanya perempuan. Adik saya yang pertama berumur 12 tahun dan sekarang duduk di kelas 6 SD dan adik saya yang bungsu sekarang masih dikelas 1 SD.
            Ketika umur saya 5 tahun lebih saya disekolahkan oleh kedua orang tua saya, saya terpaksa bersekolah di SD disebuah desa yang bernama jawai karena saya dan keluarga ikut pindah rumah karena ayah saya dipindah tugaskan oleh perusahaannya. Disana saya bersekolah dan mendapatkan teman yang menurut saya baik-baik semuanya, disekolah yang letaknya di atas bukit dan dikelilingi oleh hutan yang masih alami itulah saya bersekolah. Tapi ketika naik kelas 3 saya dan keluarga pindah lagi ke daerah perkebunan kelapa sawit disekitar desa Semuntai. Saya melanjutkan sekolah di SDN 5 Semuntai yang berdekatan dengan jalan raya dan sungai Kapuas. Disekolah saya dulu bersampingan dengan pemakaman muslim dan dibelakang sekolah masih terdapat hutan yang lebat tapi sekarang mungkin sudah mulai gersang karena banyaknya pembukaan perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut.
            Setelah lulus SD saya pindah ke Sanggau lagi dan melanjutkan pendidikan di MTs N Sanggau. Disekolah yang letaknya diatas bukit dan terdapat banyak tangga untuk menuju keruangan atau kelas lainnya inilah saya cukup banyak belajar tentang Islam dan hukumnya. Setiap pagi saya berjalan ke sekolah karena letaknya yg tidak terlalu jauh dari rumah mungkin sekitar 5 menit jika berjalan kaki. Wilayah disekitar sekolahan saya memang berkontur perbukitan dan lagi dalam masa pembangunan sekarang. Banyak oran yang membangun tempat tinggal di sekitarnya termasuk saya dan keluarga yang terlebih dahulu tinggal disekitarnya.
            Setelah lulus dari MTs N sanggau kemudian saya melanjutkan pendidikan di SMA yang sangat populer di Sanggau karena unggul dalam bidang akademik maupun non akademiknya. Di SMA N 2 Sanggau yang berdiri diatas bukit didaerah yang berdekatan dengan stasiun TVRI wilayah Sanggau inilah banyak sekali kenangan yang saya dapatkan. Dimulai dari hal yang kecil hingga yang besar. Sekolah saya memang terkenal dibidang akademik nya tetapi di bidang non akademik seperti Basket, Takraw, Futsal, Paduan suara, Seni dan Paskibra nya juga sekolah saya memang sangat berkualitas, dan di sekolah saya juga menggunakan sistem moving class jadi hampir sama seperti kuliah, para siswa yang pindah ruangan ketika pergantian jam pelajaran. Lapangan di sekolah saya ada 5 yaitu lapangan Takraw, Basket, Voli, Tenis meja, dan Bulu tangkis, terdapat juga musholla di belakang sekolah yang sering digunakan ketika pelajaran agama islam. Selain itu di sekolah ini terdapat 18 ruangan kelas, 4 ruangan labotorium yaitu Labotorium Biologi, Kimia, Fisika, komputer, 2 ruangan Guru, 1 ruangan Kepala Sekolah, 1 ruangan Perpustakaan, 1 ruangan Kesenian, dan 8 WC untuk pria, 10 WC wanita. Ketika sudah berada disekolah para siswanya tidak bisa keluar dari sekolah karena pagar yang tingginya 2 meter sulit untuk dilewati.  Guru-guru yang mengajar juga semuanya punya kualitas dan keahlian dibidangnya masing-masing.
            Setelah ujian nasioanal saya mengikuti bimbingan belajar khusus untuk SNMPTN di pontianak, Saya bimbel di Ganesha Operation di jalan podomoro karena dekat dengan rumah tempat tinggal saya waktu itu. Di tempat bimbingan belajar saya banyak bertemu dengan siswa dari berbagai sekolah dan daerah, disini saya tidak terlalu canggung untuk bergaul karena disini kami punya tujuan yang sama.
Ketika pendaftaran SNMPTN jalur tulis Saya memilih prodi Sosiologi di UNPAD untuk pilihan pertama dan prodi Manajeman di UNTAN pilihan kedua didalam tes SNMPTN itu. Hasilnya ternyata tidak sesuai harapan saya di awal, tetapi saya berpikir mungkin allah punya rencana yang lebih indah kedepannya.
            Saya segera mendaftar ulang dan kemudian saya mengikuti matrikulasi di fakultas ekonomi ini. Ternyata pikiran saya yang awalnya tidak menyukai pelajaran ekonomi, di fakultas ini saya mulai menikmatinya. Saya bergabung bersama dengan curvanomic sebuah UKM seni fakultas ekonomi UNTAN, saya tertarik karena ingin menambah teman dan link, dan juga bisa menyalurkan dan belajar tentang design grafis di UKM ini.
            Diluar kampus saya bergabung di PT Elang Nusantara Investama (ENIMart). Perusahaan yang bergerak di bidang kartu prabayar ini memang potensinya saya pikir masih besar di region kalimantan barat, dari sini juga saya mendapatkan saldo yang bisa saya jual sebagai pulsa atau token listrik. Saya disini juga banyak belajar bagaimana caranya melayani konsumen agar tertarik terhadap produk kita, walaupun terhitung masih awam tetapi bisnis ini bisa dilakukan oleh siapa saja.
             Sampai saat ini saya masih berstaus sebagai mahasiswa jurusan manajemen fakultas ekonomi UNTAN dan mempunyai target menyelesaikan pendidikan Sarjana dengan cepat dan mendapatkan hasil yang baik pula.
           

Senin, 16 September 2013

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJERIAL

RESUME BAB 1
1.1         RUANG LINGKUP EKONOMI MANAJERIAL

A.     Definisi.
Ekonomi Manajerial adalah aplikasi dari teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi dapat mencapai tujuannya dengan cara yang paling efisien.
Ekonomi manajerial adalah aplikasi teori dan metode ekonomidalam proses pengambilan keputusan manajerial dan administratif (Hirschey,M,2003). Maka ekonomi manajerial mengkaji dan mengembangkan prinsip-prinsi keilmuan yang dapat digunakan sebagai rujukan unutk meningkatkan kualitas dan efektivitas pengambilan keputusan manajerial.
Ini sangat membantu para manajer untuk memahami bagaimana determinan ekonomi mempengaruhi kinerja organisasi dan perilaku manajerial. Dalam konteks pembelajaran yang ekstensif, ekonomi manajerial memanfaatkan sejumlah alat analisis seperti metode kuantitatif, statistik atau ekonometrika dan konsep-konsep manajemen strategik serta analisis keuangan.

B.     Keterkaitan dengan Teori Ekonomi.
Keputusan manajemen dapat menerapkan teori ekonomi dan perangkat ilmu terapan. Ekonomi Mikro mempelajari tingkah laku ekonomi secara individual sebagai unit pengambikeputusan dalam sistem perdagangan bebas. Ekonomi Makro melihatnya secara agregat, seperti output, pendapatan, pekerjaan, investasi, haragtotal, dan lain-lain. Teori ekonomi berusaha memprediksi dan menerangkan tingkah laku ekonomi. Teori ekonomi biasanya dimulai dengan suatu model. Model merupakan abstaksi dari banyak hal yang melingkupi suatu kejadian dan berusaha untuk mengidentifikasi beberapa dari banyak faktor penentu penting dari suatu kejadian.

C.     Keterkaitan dengan imu keputusan.
Ilmu ini mempergunakan perangkat matematika ekonomi dan ekonometrik untuk membentuk dan mengestimasi model keputusan yang ditujukan untuk menentukan prilaku optimal perusahaan. Matematika ekonomi dipergunakan untuk memformulasikan model ekonomi yang dipostulatkan oleh teori ekonomi. Ekonometrik menerapkan peralatan statistik pada data dunia nyata untuk mengestimasi model yang dipostulatkan oleh teori ekonomi untuk peramalan.

D.    Keterkaitan dengan berbagai fungsional ilmu administrasi bisnis
Hubungan antara ekonomi manajerial dengan area fungsional dari ilmu administrasi bisnis menjadi latarbelakang bagi pengambilan keputusan. Area fungsi administrasi itu meliputi akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen SDM, dan produksi. Jadi ekonomi manajerial sebagai pelajaran yang menggabungkan teori ekonomi, ilmu pengambilan keputusan, dan area fungsionl dari ilmu administrasi pisnis, yang membahas bagaimana hal tersebut saling berinteraksi satu sama lain pada perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan cara yang paling efisien.

E.      Kesimpulan.
Ekonomi manajerail adalh aplikasi teori ekonomi dan perangkat ilmu pengambil keputusan untuk menentukan solusi optimal pada masalah keputusan manajerial.

1.2         TEORI PERUSAHAAN
A.     Definisi Perusahaan
Perusahaan adalah suatu organisasi yang menggabungkan dan mengorganisisr sumber daya yang bertujuan untuk memproduksi pruduk untuk dijual. Bentuk perusahaan dapat berupa perseorangan, persekutuan, dan korporasi.

B.     Sasaran dan Nilai Perusahaan.
Pada dasarnya sasaran yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan adalah memaksimumkan laba sekarang atau dalam jangka pendek. Namun demikian ada kalanya perusahaan rela mengorbankan atau melepaskan laba jangka pendeknya untuk meningkatkan laba dalam jangka panjang. Jika laba perusahaan sama dengan nilai perusahaan maka secara singkat dapat dikatakan bahwa tujuan perusahaan adalah memaksimumkan nilai perusahaan. Nilai perusahaanadalahnilai sekarang atau aliran kas suatu perusahaan yang diharapkan nanti akan diterima dimasayang akan datang, artinya :








PV : Present Value of all expected future laba (nilai sekarang dari seluruh laba
        yang diharapkan akan diterima pada masa yang akan datang.
pn  : Expected Laba at year n (laba yang diharapkian pada tahun ke – n. dan t sama dengan 1,2, 3,...sampai ke n
                                                                       Nilai Perusahaan             
                                    

C.     Kendala Perusahaan dan keterbatasan Teori

Dalam usahanya tesebut perusahaan menghadapi kendala. Kendala tersebut  muncul karena terbatasnya ketersediaan input yang esensial,  seperti perusahaan tidak dapat memperoleh seluruh bahan mentah khusus sebanyak  yang  dibutuhkan.
Adanya kendala mempersempit gerak perusahaan dalam upayanya mencapai tujuan perusahaan yaitu memaksimumkan laba atau nilai perusahaan. Masalah ini selanjutnya disebut sebagai kendala optimasi.

1.3         LABA
A.     Fungsi Laba.
Laba suatu perusahaan memberikan signal penting bagi perusahaan mengenai  realokasi sumberdaya dalam masyarakat, dimana hal tersebut mencerminkan perubahan kemampuan konsumen dan permintaan, dalam suatu waktu.

B.     Laba Bisnis dan Laba Ekonomi.

Business profit; penerimaan dikurangi dengan biaya eksplisit.
Biaya eksplisit yaitu biaya yang benar benar dikeluarkan untuk membeli atau meggaji input yang digunakan dalam proses produksi.
Laba ekonomi berarti penerimaan dikurangi dengan baik biaya eksplisit maupun biaya implisit.
Biaya implisit adalah nilai input yang dimiliki dan digunakan oleh perusaahaan dalam prosees produksi.
·         Gaji yang dapat diperoleh oleh pengusaha/pemilik yang dapat diperoleh dari  orang / pihak lain yang setara.
·         Pendapatan/return yang dapat diperoleh dari investasi modalnya, menyewakan tanahnya atau pendapatan dari input yang lain.
Laba ekonomi ini penting agar keputusan investasinya  benar.

c    C. Teori tentang  Laba.
  •     Risk-Bearing Theory of Profit



Laba ekonomi dibutuhkan oleh perusahaan untuk masuk dan bertahan dibeberapa bidang yang memiliki risiko di atas rata-rata.
  •     Frictional Theory of Profit



Laba timbul sebagai akibat dari gesekan atau gangguan dari keseimbangan jangka panjang.
  •                Monopoly Theory of Profit



Beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dapat membatasi  output dan mengenakan harga yang tinggi dibandingkan dengan harga pada pasar persaingan.
  •      Innovatioan Theory of Profit.



Laba ekonomi adalah imbalan karena pengenalan dari inovasi yang berhasil.
  •     Managerial Efficieny Theory of Profit.



Bila rata-rata perusahaan cenderung hanya memperoleh hasil normal dari investasi jangka panjang, perusahaan yang lebih efisien  dari rata rata perusahaan tersebut akan memperoleh laba ekonomi.

1.4         ETIKA BISNIS.
Etika bisnis tujuannya untuk melarang perilaku dari bisnis, manajer perusahaan dan para pekerja yang seharusnya tidak dilakukan. Etika bisnis dan manajemen jauh melewati jangkauan hukum, yang memberikan acuan perilaku apa yang dapat diterima dalam berbagai transaksi bisnis. Namun karena didasarkan kepada nilain-nilai, sering kali tidak jelas apa itu perilaku yang etis dan yang tidak, karena orang yang berbeda dapat mempunyai nilai yang berbeda. Mayoritas perusahaan besar dan asosiasi profesional mempunyai kode etik dan petugas etika.

1.5         KERANGKA KERJA INTERNASIONAL EKONOMI MANAJERIAL.
 Banyak dari komoditas yang kita konsumsi diimpor dan berbagai perusahaan Amerika membeli banyak input dari luar negeri menjual output yang semakin banyak ke negara-negara lain, dan menghadapin persaingan yang semakin meningkat dari perushaan asing yag beroperasi di Amerika Serikat. Lebih jaush, aliran modal internasional, teknologi, dan tenaga ahli telah mencapai dimensi yag tidak dibayangkan sebelumnya. dalam melihat globlisasi aktivitas ekonomi seperti itu, pentuing untuk memperkenalkan dimesi global ke dalam peljaran ekonomi manajerial.

1.6         EKONOMI MANAJERIAL DAN INTERNET



Tempat yang baik untuk mencari informasi tentang topinc apa pun termasuk ekonomi manajerial, adalah internet. internert asalah kumpulan lebih dari 100.000 komputer dimana lebih dari 200juta orang yang tersebar diseluruh dunia terhubung dalam jalur cepat informasi di sana kita dapat menemukan informasi tentang ekonomi mikro dan makro.